Seri Pengembangan Kompetensi Keagamaan Mahasantri: Pelatihan Baca Kitab Kuning
Pelatihan Cara Membaca Kitab Kuning Berbasis Teks oleh Ustadz Ananta Prayoga Hutama Syam, M.A, di Masjid Baitul Hikmah Kampus IAIN Kendari yang dimulai pada 1 Mei 2024 mencatat awal dari serangkaian kegiatan Pengembangan Kompetensi Keagamaan Mahasantri Ma’had yang berlangsung sepanjang bulan Mei 2024. Pelatihan ini membuka wawasan para Mahasantri terhadap kekayaan dan kedalaman kitab-kitab kuning, sekaligus memberi mereka keterampilan untuk mengekstrak dan memahami isi kitab-kitab tersebut. Dalam pelatihan awal ini, Ustadz Ananta Prayoga memfokuskan pada pengenalan umum terhadap kitab kuning dan pentingnya memahami struktur dan gaya bahasa Arab klasik yang digunakan dalam kitab-kitab tersebut.

Pelatihan berlanjut pada 2 Mei 2024 di Aula Ma’had Lt. 2. Dalam sesi ini, peserta diberikan pengetahuan yang lebih rinci tentang teknik-teknik membaca dan memahami teks-teks dalam kitab kuning. Ustadz Ananta Prayoga memaparkan berbagai strategi dalam menyelami teks, termasuk teknik menafsirkan kata dan frasa, serta pentingnya konteks dalam pemahaman teks. Sesi pelatihan berikutnya yang dilaksanakan pada 8-9 Mei 2024 di lokasi yang sama, menekankan pada aplikasi praktis dari teknik-teknik yang telah diajarkan. Ustadz Ananta Prayoga membimbing Mahasantri melalui studi kasus nyata, memandu mereka dalam menerapkan teknik-teknik tersebut untuk menafsirkan dan memahami teks-teks dalam kitab kuning.


Pada 15-16 Mei 2024, Ustadz Ananta Prayoga mengambil pendekatan yang lebih khusus, dengan fokus pada interpretasi teks-teks dalam bidang tertentu, seperti Fiqh dan Hadits. Peserta diberi kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan interpretasi mereka dalam konteks khusus ini, dengan bimbingan langsung dari Ustadz Ananta Prayoga. Kegiatan pelatihan dilanjutkan pada 22-23 Mei 2024 yang berfokus pada tantangan-tantangan yang mungkin dihadapi Mahasantri dalam membaca dan memahami kitab kuning. Ustadz Ananta Prayoga membahas berbagai hambatan yang mungkin dihadapi dan memberikan strategi untuk mengatasinya.

Pelatihan ditutup pada 29-30 Mei 2024 dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif, di mana peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan diskusi tentang apa yang telah mereka pelajari. Ustadz Ananta Prayoga juga memberikan umpan balik kepada peserta dan memberi nasihat tentang bagaimana melanjutkan studi mereka setelah pelatihan selesai. Secara keseluruhan, serangkaian pelatihan ini tidak hanya memberikan peserta keterampilan yang diperlukan untuk membaca dan memahami kitab kuning, tetapi juga membuka pikiran mereka terhadap kekayaan pengetahuan yang terkandung di dalamnya. Pelatihan ini merupakan langkah penting dalam mempromosikan pemahaman yang lebih luas dan lebih mendalam tentang ajaran-ajaran agama Islam berbasis kajian kitab klasik, dan dalam membantu membangun generasi baru Mahasantri calon Ulama yang berwawasan luas serta paham akan warisan teks khazanah Islami.